Saturday, January 9, 2016

Cara Membuat Minuman Anggur (wine)

Wine adalah salah satu minuman yang mengandung alkohol, tetapi kandungan alkoholnya tidak terlalu tinggi hanya berkisar antara 10-15%. Banyak orang yang suka minum wine dan ada beberapa orang yang tidak, bukan karena tidak suka melainkan karena sebuah larangan suatu agama.

Bahan utama dalam pembuatan wine ini adalah buah. Jika buah yang digunakan adalah anggur maka hanya disebut wine saja akan tetapi jika buah yang digunakan ini seperti nanas, apel, mangga, dll maka hasilnya nanti akan di sebut dengan fruit wine. Jika yang digunakan adalah nanas maka bisa saja disebut dengan wine nanas. Selain buha juga diperlukan fermentor atau alat untuk memfermentasikan mikroorganisme yang digunakan dalam hal ini kita menggunakan ragi saccharomyces sp. Mikroorganisme ini akan mengubah gula menjadi alkohol dan CO2.

Alat dan Bahan
        1. Alat
              - Botol sirup + tutupnya
              - Plastisin (1 meter)
              - Selang kecil
              - Gelas / tempat berisikan air (kecil tidak jadi masalah)
              - Kompor + panci
        2. Bahan
               - Buah (anggur, nanas, mangga, dll)
               - Gula 1/4 kg
               - Ragi
               - Air Minum (aqua 1 liter)

Cara Pembuatan

1. Sterilisasikan botol sirup dengan cara mengisi botol sirup itu dengan air dan ditutup dengan menggunakan plastik yang diberi karet. Kemudian rebus botol itu dalam air mendidih kurang lebih 15 menit.

2. Sembari menunngu kupas buah yang akan di jadikan wine, bersihkan dengan air mengalir dan potong menjadi bagian yang kecil-kecil.

3. Ekstrak sari buah dengan cara merebus buah dengan air matang 1 liter.

4. Setelah mendapatkan sari buahnya, pisahkan sari buah dengan cara disaring, setelah itu dipanaskan dalam kompor dengan ai kecil jangan sampai mendidih dan ditambahkan gula 1/4 kg yang sudah disiapkan sambil diaduk hingga gula larut semua.

5. Jika sudah larut semua, tunggu hingga suhu kembali normal lagi. Setelah itu dapat dimasukan kedalam botol yang sudah di sterilisasikan sebelumnya.

*Untuk tambahan admin lupa jelasinnya awkawkawk :D
Tutup botol sudah di lubangi seukuran selang yang akan digunakan untuk memberi jalan keluar CO2.

6. Berilah ragi secukupnya, tutup botol dan beri plastisin merapatkan tutupnya dan masukan selang pada tutup botol yang telah dilubangi sebelumnya. Ujung selang satunya disalurkan pada tempat yang berisikan air

7. Diamkan kurang lebih selama 2 minggu, sembari di cek per 2 hari sekali apakah dalam botol terdapat gelembung atau tidak, jika terdapat gelembung yang naik dari dasar ke permukaan maka fermentasi dinyatakan berhasil. selamat anda sudah dapat membuat wine wkwkwk.... eitss... jangan senang dulu karena wine ini belum dapat langsung di konsumsi loh

8. Oke selanjutnya, setelah kurang lebih 2 minggu, tuang isinya kedalam wadah yang bersih dan  pisahkan dari ragi nya secara disaring

Sekian dan terimakasih, mohon maaf jika ada salah dalam pembuatan artikel ini. :) God blesses u all guys,,,,,

No comments:

Post a Comment